Recent Posts

Senin, 29 November 2010

kenangan

malam yang dingin ini aku selalu memikirkan dirimu...
hanya itu yang bisa aku laku kan sekarang....
karna aku tak bisa menggapaimu...

mungkinkah kau akan kembali untuku?
atau mungkin kau kembali?
bukan untuku?

sebuah pertanyaan dalam hati ini...
mengapa semua ini terjadi padaku..?

tapi aku harus bisa melupakan dirimu...
kesadaranku tak bisa memilikimu?
telah aku terima...

sekarang aku hanya bisa merubah segalanya...
segala kenangan bersamamu?
segala keindahan dirimu...
aku harus bisa melupakanmu....

maafka segalahnya yang telah terjadi selama ini..........?

Rabu, 24 November 2010

sahabat dan cinta

Emang ada y sahabat sejati????
Dan apa Sebernanya arti sahabat yg sesungguhnya????
Apakah sahabat hanya ada ketika dy membutuhkan aQ,,, bila aQ tag bisa membantunya terus mereka langsung pergi dan menganggap aQ nie egois lah,, jahat lah,, g meduliin dy lah,,,
PERSETAN dengan smua nie,,, setiap orang Q anggap sahabat semuanya tlah ninggalin aQ ‘N menghianatiQ…
Sama hal dengan cinta, , ,
Semua orang yang pernah Q cintai,, semuanya pergi ninggalin aQ. . . .
Mereka hianati cintaQ bersama sahabatQ, , ,
Mereka pergi tanpa menghiraukan perasaanQ..
Kini hanya rasa sakit yang mereka tinggalkan….
aQ merasa menyesal telah berkenalan dengan cinta dan mengenal kata sahabat. . .
coba bayangkan!!!! Sudah berapa besar yang telah Q pengorbanan untuk sebuah kata cinta dan bersahabatan…
tapi apa hasilnya cinta dan persahabatanQ hancur oleh pesahabatan dan cinta itu sendiri….
Sekarang aQ g peduli lagi dengan yang namanya sahabat dan cinta,,,
Sekarang yang ku jalani hanyalah sebuah kata “JUST FRIEND” tag lebih dari itu

arti cinta

semanis apa pun itu cinta.....?
pasti ada ras sakit nya juga..
kenapa setiap orang bercinta....?
harus ada pendustaan....
padahal hati ini bnar-benar serius padanya.
mungkin kah kau hanya mencintaiku..
hanya untuk kesenanganmu sesaat?
 
tapi kali ini aku sadar...
cinta tak selama nya menyenangkan....
luka,perih perasaan?
pasti akan ada dalam bercinta.....

akan aku jadi kenangan dan pelajaran.
biar aku tau apa itu cinta yang sesungguh nya.....
aku pun akan berhati-hati dalam menjalin cinta..

aku tak mau ini akan terulang yang kedua kali nya..
sakitnya di dustai.....?
membuat hati ini berantakan...
aku tak mau itu terjadi lagi...........

akan aku rubah segala cinta yang penuh dusta....?
dengan cinta sejati yang takan perna pupus....
cinta sejati takan perna hilang...
jika ada saling kepercayaan dalam hubungan cinta ini.............

Selasa, 23 November 2010

gadis pilihan

gadis pilihan........
senyumu membuatku merasakan keindahan hidup ini...
merubah segalanya dalam hidupku yang dulu hancur..
apakah kau memang tercipta untuku?

benarkah kau yang di namakan cinta sejati bagiku..?
karna kau mampu merubah segalanya dalam hidupku

gadis pilihan jangan pergi dariku..
jadilah ratu di hatiku
sebarkan lah benih-benih cinta di hati ini

gadis pilihan jangan perna meragukan cintaku ini..
karna cinta yang aku miliki benar-benar tulus
akan aku buktikan agar kau tak kan perna ragu...
akan aku berikan segala cintaku yang tulus padamu.

gadis pilihan................
  gadis pilihan...........
kau yang paling aku perlukan di hidup ini.....

Rabu, 17 November 2010

cintaku takan berhenti

kulihat hujan yang turun deras...............
membuat aku termenung dan terpaku membisu....
apakah hujan ini akan berhenti.....?
begitu juga cintaku padamu...

 yang akan terus memberimu kasi sayang dan cinta
seperti air hujan yang deras..........

mungkin hujan sederas apa pun akan berhenti...........
tapi cintaku takan perna berhenti.....
memberikan kasih sayang dan cinta...
takan perna aku biarkan air matamu jatuh membasahi pipi....
akan aku bahagiakan kau sampai kau tuwa...

biarkan aku selalu menjagamu...........
izinkan lah cinta ini memberikanmu kenikmatan cinta sejati.............

Minggu, 14 November 2010

selalu ada untukmu

hati ini gunda bisa memilikimu.....
walaupu hanya sebentar.../?
tapi hati ini senang bukan kepayang...........

aku ingin memelukmu sampai akulelah
barkan hati ini selalu menunggumu
biarkan palung jiwaku tertulis namamu
karna bagiku kau yang terindah di dalam hidupku.

biarkan diri ini terus menjaga dirimu...
di saatkau hilang kendli.?
biarkan aku meredamkan it.

di saat kau sedih..........?
aku selalu ada untuk menyenangkanmu...

mungkin hanya inin yang bisa aku lakukan untukmu.
akan aku lakukan sebisa diriku.
walaupun harus mati sekalipun

akan aku tuliskan semua kisah cinta ini..
di hai ini tentang cintaku padamu..........

izinkan lah aku selalu memilikimu.............

pupus

ketika cinta ini mulai tumbuh....
kau pergi begitu saja...........
kau putuskan tali asmarahku 
yang telah lama terbina di dalam hidupku...

hancur sudah segala harapanku.....
musnah semua yang telah terjalin selama ini.......

apakah tak sedikitpun kau mengerti tentang keadaanku....?
kenapa duku kau harus hadir di dalam hidupku.
mengapa kau tega padaku.........

mungkin kali ini takan perna aku kenang lagi..
akan aku buang segalanya tentang dirimu............

Selasa, 09 November 2010

ketika wajah in i penat memikirkan dunia..?
maka berwhudulah.
ketika tangan ini letih menggapai cita-cita?
maka bertakbirlah.....
ketika pundaktak kuasa memikul amanah?
mka besujutlah menghadap sang kuasa.
jangan menyerahkarena lelah.
biarkan lelah mengejarmu sampai lelah.
ikhlaskansemuanya dan mendekatlah padanya.
agar tundukdi saat yang lain angkuh....
agar tetap teguh di saat yang lain runtuh.
agat tetap tegar disaat yang lain terlempar...semoga kita tetap istiqomah...!!

Senin, 08 November 2010

bicara hati



Aku dan dirimu ibarat lagu dan irama seperti sukar untuk dipisahkan. Secebis cinta yang dibina atas dasar cinta dan kasih sayang telah terlerai. Siapa sangka siapa menduga begini akhirnya. Cinta yang dipertahan bersama telah terhenti tanpa rela dihati. Sakitnya hanya DIA yang tahu,,
Bukan aku tak cinta padamu tapi mengertilah ini kerana keterlaluan mencintaimu. Seharusnya kau tahu apa sebenarnya yang aku rasa. Izinkan aku merawatnya sendiri.

Tidak aku nafikan kau insan terhebat yang pernah menawan hatiku. Setiap bisikkan manismu, kemanjaanmu, sentuhanmu berjaya membuka hatiku. Kehadiranmu tidak sedikit aku sia-siakan. Aku membalas cintamu semahunya tanda aku jua memerlukanmu..

Hari ini terungkap sejuta kata yang membinasakan. Engkau pun seharusnya tahu berat untuk aku nyatakan. Namun aku hanya insan biasa yang lemah pada semuanya. Sekian lama aku merana untuk nyatakan dan hari ini terjawab jua akhirnya. Aku tahu yang ada dalam hatimu dan kau pun jua tahu apa yang ada dalam hatiku namun aku abaikan semua itu. Aku tenung dalam matamu, aku cuba selam ke dasar hatimu dan aku temui keiklasan dan kejujuranmu.

Agak memeritkan namun aku pendamkan. Aku tidak titiskan airmata walau itu yang cuba terjadi. Demi janjiku padamu tidak setitik airmata jatuh didepanmu. Aku sedayanya menahan agar kau tidak nampak akan sebaknya jiwa aku.

Apa yang aku terkilan kau tidak menyambut tanganku untuk terakhir kalinya. Selah-olah kau tak benarkan aku mendekatmu. Aku ingin mencium tanganmu dan mengucup dahimu untuk terakhir kali namun kau cuba menjauhkannya. Itu yang berjaya membuat airmataku mengalis di sepanjang perjalanan aku. Tidak aku menoleh ke belakang kerna aku faham kau tidak ingin dan muak dengan wajah ini yang menyakitimu.

Tidak mengapa andai itu yang kau mahukan kerna aku seharusnya pasrah dengan ketentuannya. Biar bibir ini melafazkannya namun hati tidak pernah rela. Malah aku akan terus pelihara cinta kita hingga hujung nyawa. Biarlah aku menangis sepuasnya, selepas ini pada siapa lagi airmata ini akan mengalir. Harapan aku moga kau abaikan diriku walau apa saja yang terjadi kerana aku bukan milikmu lagi. Biarkan diri ini terabai hidup tanpa cinta dan kasih sayangmu. Ada hati yang perlukanmu ada jiwa yang telah kau lukai. Ubatilah kelukaan itu bersama. Aku disini akan terus memandangmu walau dari jauh.

Izinkan namamu terus terpahat dihati ini menjadi satu tugu sebagai tanda pernah wujudnya cinta sejati antara kita. Biarlah kenangan-kenangan manis bersama menjadi teman dalam aku mengharungi liku-liku kehidupan. Sejujurnya kau buang setiap kerisauan dihatimu, aku tetap aku yang hanya insan biasa yang tahu menilai cinta dan kasih sayang. Akan aku bawa kemana saja aku pergi hanyalah sekeping hati, cinta yang aku agungkan dan kasih sayang yang membahagiakan. Hanya itu yang aku milikki dan itulah harta paling berharga yang aku milikki..

Walau aku kehilanganmu namun aku mampu menarik nafas lega kerna aku lepaskanmu pada yang sepatutnya. Pada insan yang mencintaimu lebih dari aku mencintaimu. Cinta yang kau harapkan tiada dalam diriku yang serba kekurangan. Kau punya segalanya...
Aku ingin melihat kau kecapi kebahagiaan dan hidup dengan corak yang kau inginkan. Senyumanmu penawar lukaku.

Usah kau fikirkan tentang diri ini, aku baik-baik saja. Memang sukar untuk aku lupuskan ingatanku padamu dan itu menyiksa setia urat nadiku. Aku tidak akan lupakan dirimu seorang insan yang pernah membahagiakan diriku. Hadirmu memberi aku sinar saat aku dalam kegelapan. Walau kau tiada lagi disisiku , aku akan terus mengulit setiap detik-detik kemanisan yang kita cipta bersama. Ia akan terus tersimpan disudut paling istimewa dalam hatiku dan ia akan kekal disitu...

Aku kehilangan kata-kata bila kau tidak lagi disampingku. Pada siapa ingin aku luahkan rasa hati ini..?? semua menjadi kelu dan bisu..

Aku tidak dapat mengawal perasaan aku dan tidak mampu menerima hakikat kau tidak aku milikki. Kerana tidak tahan beban sakit ini, aku cuba lenakan mataku dan ubat ini bisa membantuku melupakanmu walau seketika...
Aku rasakan diriku sudah cukup dewasa untuk tempuhi semua ini walau hati aku tergugat namun aku harus tanganinya sendiri..

Pergilah sayang aku izinkan pemergianmu dan bawalah cinta kita bersama. Aku hanya mampu mengerakkan hatimu dan aku tidak layak memaksamu kerana aku tahu kau jua tidak mengharapkan pengakhirnya begini. Pandanglah kedepan, jalanmu terbentang luas untuk kau susuri. Tersenyumlah sayang walau aku tiada disisimu. Yakinlah, tangan yang memimpinmu kini akan cuba membawa dirimu naik jauh ke awan. Jangan kau pandang aku yang berada di bawah ini kerana akan melukakan hatimu. Jangan kau titiskan airmatamu kerana kecundangan cinta kita. Sebaliknya kau harus puas bila cintaku telah digantikan dengan cinta sejati dari seorang isteri yang pernah membahagiakanmu, dia akan terus dan terus mendampingimu seumur hidupmu..

Pejamkan matamu dan pastinya kau akan rasa aku dekat dengamu. Biar cinta kita berakhir namun hidup harus diteruskan demi mencari kebahagiaan masing-masing..

Relakanlah aku pergi dari hidupmu untuk selamanya kerana aku bukan milikmu....
Jangan kau menangis untukku. Simpanlah untuk yang lebih memerlukan. Hadirku tidak dijemput, pergiku tidak ditangisi...
Dua bait syair berbunyi:
Ini adalah takdir maka celalah aku atau tinggalkan
semua takdir akan berjalan walau terhadap lubang jarum.
Ya Rabb, andai ini ujian buat orang bercinta…
kau berikan ketabahan dan kesabaran…
ini takdir kau cipta buat aku yang tiada apa…
jangan lemahkan otakku…
jangan sisihkan aku…
aku mengharap redha dan petunjukmu…

perih di dustai

biarkan hati ini tertutup rapat.......
dari segala cinta dan sayang yang ada..
sakitnya perasaan ini di hianati.....
perih hati ini di dustai...
membuat aku takut mencintai atau pun menyayangi...
berkali-kali aq bercinta?
tiada satupun mencoba untuk setia pada ku...
begitu banyak aku korbankan....?
tak sedikit pun dia mengenang nya.aku tak tau akan terjadi seperti ini.
sakiynya di hianati.......?
membuatku terpukul keras di hatiku.
kenapa semuanya terjadi pada ku?
kenapa tiada satu pun menyayangi ku sepenuh hati?
mungkin kah ini sudah jalan nya.......
apakah ini karma buat ku.....yang selalu mempermain kan hati wanita.

Rabu, 03 November 2010

dalam diam

aku hanya diam..
ketika mata ini mulai terasa berat untuk dipejamkan..
ketika air mata rasanya tak sabar lagi untuk menampakkan kesedihanku..
aku hanya diam..
ketika aku berpikir keras dan bingung akan apa yang kau rasakan..
ketika kau hanya diam ketika bersamaku disini..
aku hanya diam..
ketika tak sadar tanganku mulai makin bergetar hebat..
ketika tubuhku mulai terasa tak berbeban lagi..
aku hanya diam..
ketika kau mendiamkan aku..
ketika aku tak tahu harus berbuat apa lagi sewaktu menghadapimu..
jangan hanya diam..
jangan hanya memperlihatkan wajahmu yang tanpa senyuman..
jangan hanya buat aku bingung dan bertanya dalam hati mengapa kau hanya diam..
aku ingin kau bicara..
tentang perasaanmu dan apa yang kau pikirkan..
tentang apa yang telah kuperbuat dan apakah itu menyakitimu..
buat aku merasa menjadi milikmu sepenuhnya..
buat aku merasa menjadi orang yang dapat mengerti dirimu..

malamku

Malam itu begitu dingin,
Karena hujan telah membasahi,
Menyisakan peristiwa di malam itu..
Disaat kesulitan menghampiri,
Datanglah kemudian yang menyisakan sebuah arti..

Terlintas di benak pikir itu hal yang biasa,
Namun tak seperti yang dirasa..
Yang terasa hanyalah kemudahan,
Yang menyisakkan arti,
Yang sulit dimengerti..

Kemudian itu,
Memberikan arti yang sama sekali sulit dimengerti..
Hingga tersadar,
Bahwa arti itu telah menyelimuti hati ini..
Hati yang sudah lama menyendiri tanpa terselimuti,
Kecuali diselimuti masa lalu yang kini telah kenangan..
Serta hiruk pikuk kehidupan yang semakin lama semakin terselimuti..

Dan,,
Ternyata hati tak bisa dibohongi,
Sekecil apapun perasaan hati mengerti akan semua itu..
Kini,
yang bisa dilakukan hanyalah doa yang dipanjatkan..
dan berharap semua tak kan terbuang sia-sia..

air mata dalam kenanmgan

Menjauhlah dariku..
Aku tak ingin bayanganmu masih disini..
dan aku juga tak ingin melihat ratapanmu itu..
bagiku,
senyumanmu adalah luka di hatiku..
dan canda tawamu, adalah kebodohan di masa lalu..

dan semua janji kita hanya lah karangan indah yang semu..


kini..

dimana hatimu..
dimana bukti bahwa dulu kita adalah satu..??
di bawah lindungan pohon kita berteduh..
dari dingin nya hujan kala senja di hutan itu..

diantara air mata kita saling bercerita..

tentang kekecewaanmu terhadap ku..
dan kekecewaan ku kepadamu..

seringnya suatu masalah yang tak terselesaikan..

berakhir dengan canda tawa dan hangatnya pelukan..
seringnya kau membunuh perasaanku..
dengan mengatakan bahwa semua kan baik2 saja..

saat kita berpisah..

sungguh tak berharga cinta itu..

kini..

semua telah berlalu..
roda waktu hanya akan membunuh dan menggilas setiap tetes setiaku..
kehidupan kita telah terpisah..
tak ada waktu lagi tuk bersama..
takkan lagi ada canda tawa dalam kita saling bersuara..
semakin sesak nafas kurasa..
kehidupan yang telah kau pilih sendiri arah nya..

tanpa sadar telah kau buat ku bersedih..

dan setiap kenangan bersamamu adalah air mata bagiku.
.

cinta yang selama ini ku cari

cinta yang aku tunggu kini telah datang.
betapa senangnya hati ini bisa mendapatkan nya.
hati ini terasa legah telah menerima jawabanya.
jiwaku sepeti melayang.
bagaikan burung yang terbang di langit yang indah.
sungguh aku tak percaya.
aku bisa mendapatkannya.
tapi ini kenyataannya.
aku benar-benar bisa memilikinya.
akhirnya aku bukan hanya mimpi ataupun berhayal.
ini kenyataannya.
aku bisa berjalan bersama orang yang benar-benar aku sayangi.
semoga hubungan ini takan perna terpisahkan.
aku tak mau gagal bercinta lagi.
aku tak ingin seperti dulu lagi....
yang selalu kandas dalam menjalani hubungan.....
aku ingi selalu setia padanya....
akan aku jadikan dirinya wanita satu-satunya di dalam hidupku.

Selasa, 02 November 2010

cinta yang berduka

cinta yang berdukaCinta adalah kesegaran dan keharuman bunga yang dikirim surga untuk membuat dunia tersenyum  Parasnya laksana embun menyambut pagi , dan mengilhami bunga untuk menebarkan keharuman dimusim semi, mengilhami kumbang untuk meresapi tentang keindahan sari .  Dengan segala kecantikan dan pesona hati yang begitu sempurna, semua orang akan menilai ia adalah gadis paling beruntung, hidupnya dipenuhi oleh kesenangan dan kegembiraan.  Namun siapakah yang menyangka bila duka dan derita telah memenjarakan gadis tersebut?….  Siapakah yang bakal mengira bahwa jiwanya telah terangkat lalu terbang dari tubuhnya- untuk mencari keagungan cinta…Tiada seorangpun tahu tentang duka hati yang membaluti jiwanya…tiada seorangpun tahu tentang ratap tangis dan rintihan kalbunya dikeremangan malam…  Dibalik cahaya bintang dan bulan aku melihat jasadmu terkulai laksana merpati yang patah sayapnya, engkau memanggil-manggil pasangan jiwamu, yang juga terkapar dalam sayap kerinduan…  Memang pesona kecantikan yang dia miliki dapat menyembunyikan kesedihan hati akan penyakit cinta, tapi bukanlah obat sesungguhnya dari penyakit itu…Obat itu sesungguhnya ada pada orang yang telah mencuri hatinya… orang yang selalu dikenang ketika siang dan menjelma mimpi dikala malam.  Tiada seorangpun yang dapat mengerti dan memahami kesedihan hatinya begitu pula keluarga dekatnya , belahan jiwanyapun menjalani nasib yang sama , seorang diri ia mengelana ditengah hutan dan lautan perasaan.  Bahkan cinta merasakan penderitaan yang ia rasakan lebih perih dari pasangan jiwanya, Ia (si- belahan jiwa) terbebas dari aturan dan adat istiadat untuk menjaga martabat keluarga.  Tetapi cinta? Bintang itu harus tersenyum pada sekelilingnya agar tidak dicap angkuh, semua yang ia perbuat berjalan beriringan dengan ukuran harga diri, semua yang ia lakukan harus sesuai dengan tuntutan masyarakatnya, demi martabat keluarganya.  Tidaklah mungkin seorang putri raja keluar dari istananya, dimana setiap pasang mata selalu mengawasinya; hasrat hatinya terpendam untuk berjumpa dengan seorang pemuda yang tinggal di sebuah desa terpencil yang telah mencuri hatinya- desa yang belum pernah ia kunjungi sekalipun dalam mimpi…  Itulah tatanan dunia dan akupun memakluminya….  Ia harus terus tersenyum walau hatinya menangis, gemerlap dunia telah memaksanya untuk memakai topeng-topeng kepalsuan.  Kumohon padamu cinta…hentikan airmatamu, lepaskan segala gundahmu….  Aku mendengar rintihan jiwamu, aku mendengar resahmu , kucoba untuk menjawab setiap pertanyaan bathinmu…kemarilah cintaku bersandarlah dibayang bahuku, yakinlah bahwa aku akan ada disetiap bayang…Ulurkanlah sayap patahmu, kan kugapai dan kusembuhkan dengan kepakkan syair jiwaku.  Aku akan mengawalmu dari pencela-pencelamu….Bunga-bunga boleh saja layu, tapi ku kan menjaga agar cahaya bunga itu slalu merekah ditaman hati, lalu menjelma menjadi cahaya bintang yang mengisi kesunyian malam  Duhai cintaku berjanjilah dihadapan langit dan bintang…sekalipun kita takkan bersatu, namun jiwa kita kekal dalam keabadian cinta.  Tersenyumlah bersama mentari, sampaikan salam kerinduanmu padaku-melalui desiran angin dan kicauan burung-burung diangkasa serukanlah segala impian indahmu…  Ketika ku mendengarnya, aku kan rentangkan sayapku, lalu kujemput jiwamu yang memanggil jiwaku, bersama kita berdua dalam rengkuhan sayap-sayap ilahi , menuju cahaya kebadian….

cinta yang berduka

Cinta adalah kesegaran dan keharuman bunga yang dikirim surga untuk membuat dunia tersenyum
Parasnya laksana embun menyambut pagi , dan mengilhami bunga untuk menebarkan keharuman dimusim semi, mengilhami kumbang untuk meresapi tentang keindahan sari .
Dengan segala kecantikan dan pesona hati yang begitu sempurna, semua orang akan menilai ia adalah gadis paling beruntung, hidupnya dipenuhi oleh kesenangan dan kegembiraan.
Namun siapakah yang menyangka bila duka dan derita telah memenjarakan gadis tersebut?….
Siapakah yang bakal mengira bahwa jiwanya telah terangkat lalu terbang dari tubuhnya- untuk mencari keagungan cinta…Tiada seorangpun tahu tentang duka hati yang membaluti jiwanya…tiada seorangpun tahu tentang ratap tangis dan rintihan kalbunya dikeremangan malam…
Dibalik cahaya bintang dan bulan aku melihat jasadmu terkulai laksana merpati yang patah sayapnya, engkau memanggil-manggil pasangan jiwamu, yang juga terkapar dalam sayap kerinduan…
Memang pesona kecantikan yang dia miliki dapat menyembunyikan kesedihan hati akan penyakit cinta, tapi bukanlah obat sesungguhnya dari penyakit itu…Obat itu sesungguhnya ada pada orang yang telah mencuri hatinya… orang yang selalu dikenang ketika siang dan menjelma mimpi dikala malam.
Tiada seorangpun yang dapat mengerti dan memahami kesedihan hatinya begitu pula keluarga dekatnya , belahan jiwanyapun menjalani nasib yang sama , seorang diri ia mengelana ditengah hutan dan lautan perasaan.
Bahkan cinta merasakan penderitaan yang ia rasakan lebih perih dari pasangan jiwanya, Ia (si- belahan jiwa) terbebas dari aturan dan adat istiadat untuk menjaga martabat keluarga.
Tetapi cinta? Bintang itu harus tersenyum pada sekelilingnya agar tidak dicap angkuh, semua yang ia perbuat berjalan beriringan dengan ukuran harga diri, semua yang ia lakukan harus sesuai dengan tuntutan masyarakatnya, demi martabat keluarganya.
Tidaklah mungkin seorang putri raja keluar dari istananya, dimana setiap pasang mata selalu mengawasinya; hasrat hatinya terpendam untuk berjumpa dengan seorang pemuda yang tinggal di sebuah desa terpencil yang telah mencuri hatinya- desa yang belum pernah ia kunjungi sekalipun dalam mimpi…
Itulah tatanan dunia dan akupun memakluminya….
Ia harus terus tersenyum walau hatinya menangis, gemerlap dunia telah memaksanya untuk memakai topeng-topeng kepalsuan.
Kumohon padamu cinta…hentikan airmatamu, lepaskan segala gundahmu….
Aku mendengar rintihan jiwamu, aku mendengar resahmu , kucoba untuk menjawab setiap pertanyaan bathinmu…kemarilah cintaku bersandarlah dibayang bahuku, yakinlah bahwa aku akan ada disetiap bayang…Ulurkanlah sayap patahmu, kan kugapai dan kusembuhkan dengan kepakkan syair jiwaku.
Aku akan mengawalmu dari pencela-pencelamu….Bunga-bunga boleh saja layu, tapi ku kan menjaga agar cahaya bunga itu slalu merekah ditaman hati, lalu menjelma menjadi cahaya bintang yang mengisi kesunyian malam
Duhai cintaku berjanjilah dihadapan langit dan bintang…sekalipun kita takkan bersatu, namun jiwa kita kekal dalam keabadian cinta.
Tersenyumlah bersama mentari, sampaikan salam kerinduanmu padaku-melalui desiran angin dan kicauan burung-burung diangkasa serukanlah segala impian indahmu…
Ketika ku mendengarnya, aku kan rentangkan sayapku, lalu kujemput jiwamu yang memanggil jiwaku, bersama kita berdua dalam rengkuhan sayap-sayap ilahi , menuju cahaya kebadian….

senandung patah hati

Wahai Cinta, engkau telah membuatku lemah tak berdaya
Bagiku engkau adalah keindahan yang membuatku tak bisa memejamkan mata….
Engkaulah yang masuk kedalam kalbuku dan membuatku menjadi tawanannya..
Cinta datang laksana air yang menetes dan jatuh diatas bebatuan , hingga batu itu akan terkikis bersama sang waktu …berserak bagai pecahan bintang…
Ia bagai ilham dari langit yang menerobos dan bersemayam dalam jiwa Mahadewa dan Mahadewi lalu masuk kesanubari tanpa di undang..
Begitulah cinta yang kau bawa kepadaku , Dan kini hatiku telah hancur binasa….karena menahan rindu yang tertahan…
Tapi yakinilah, tali kasih yang telah terukir kuat dalam jiwa, tak bisa dipisahkan oleh rentang waktu dan jarak
Cinta telah memberikan kekuatan untukku dapat bertahan…sekalipun aku tahu engkau telah dipingit,…
Jiwaku menjerit kekasih!…memanggil-manggil namamu ..
Duhai kekasih hati!… mawar yang tak kunjung mekar…engkau telah direnggut dari tanganku…
Kini mimpi-mimpi indah dimalam hari telah berubah menjadi badai yang memporakporandakan jiwa dan perasaanku..
Jiwaku terguncang !…akal sehatku melayang keudara mengembara mencari cinta yang hilang…
Dadaku dipenuhi oleh kesedihan yang menyayat , airmata duka terus menetes dari kelopak jiwa
Aku berkelana untuk mencari pengobat hati, sembari bibirku melantunkan syair kerinduan..
bukan bibirku yang sedang berkata, namun jiwaku yang sedang terluka berbicara pada setiap mata-mata hati..
Disaat kerinduan telah memuncak…dengan seribu sayap, jiwaku terbang menuju pintu -rumah jiwanya..
sesampainya dipintu itu, aku menciumi dindingnya dengan airmata yang membasahi pipi…
Bagiku tanpa bertemu denganmu, maka mencium dinding rumahmu pun sudah cukup bagiku untuk merasakan kebahagiaan..seolah dinding itu adalah tubuhmu kekasih !..kemudian ku lantunkan syair untuk kekasih jiwaku, untuk menenangkan jiwanya , tanpa peduli sang kekasih mendengar atau syair itu tertelan oleh dinding rumah…
Kumulai bersyair :
Tentangmu
Dikeremangan malam ,dibawah temaram cahaya bulan, kulihat engkau
menyapa langit dan bintang
Kau dendangkan lagu-lagu cinta di puri jiwamu, engkau -dan hanya engkaulah “bayangan semu” yang akrab diantara kehampaanku.
Dalam mimpi-mimpi malamku sering kulihat wujud hidupmu dan menyaksikan jemari lentik putihmu menari diatas piano.
Atau kulihat dirimu berdiri disenja samar, menatap langit pucat dan mengubah warnanya dengan mata yang memancarkan indahnya pengetahuan.
Sepasang mata itu telah membangkitkan dan membimbing begitu banyak impian indah dalam diriku.
Aku tak bisa menghitung berapa kali aku putus asa mencari jelmaan lain dari dirimu.
Tiada keindahan yang dapat mewakilkan , kecuali indahnya sajak-sajak termanis yang tercipta itu, yang bisa dibandingkan dengan keindahanmu.
Engkau laksana cahaya bintang yang terus menyinariku berabad-abad lamanya,
Takkala bayangan malam telah datang, dirimu hadir membukakan pintu jiwa- bagi ruhku , sebuah tempat dimana semua keabadian terdiam membisu dan segala kepalsuan -terkuak warna aslinya.
Tahukah engkau tak ada bintang yang muncul atau lenyap tanpa sepengetahuanku, dan kulihat dirimu terbaring dalam selubung mawar,
Kau terbaring dalam luka lama yang belum mengering , tanganmu tak lagi bergerak, kau beku dan pucat
Bagiku saat itu adalah malam gelap tanpa dasar
Jangan pernah menangis lagi “Cinta”-ku….
Tahukah engkau …saat aku melihat bintang itu- aku melihat diriku ada dalam dirimu,dan dukamu juga cerminan dukaku…
Lihatlah kedalam mataku , kau akan melihat betapa berartinya dirimu…..
Lihatlah hatimu dan lihatlah jiwamu -dan saat kau temukan diriku disana- kau tak perlu mencarinya lagi, sebab aku akan salalu ada dibalik setiap bayang.
Lihatlah kedalam hatiku kan kau temukan tak ada yang kusembunyikan, ambilah jiwaku kan kuberikan segalanya untukmu.

senandung patah hati

Wahai Cinta, engkau telah membuatku lemah tak berdaya
Bagiku engkau adalah keindahan yang membuatku tak bisa memejamkan mata….
Engkaulah yang masuk kedalam kalbuku dan membuatku menjadi tawanannya..
Cinta datang laksana air yang menetes dan jatuh diatas bebatuan , hingga batu itu akan terkikis bersama sang waktu …berserak bagai pecahan bintang…
Ia bagai ilham dari langit yang menerobos dan bersemayam dalam jiwa Mahadewa dan Mahadewi lalu masuk kesanubari tanpa di undang..
Begitulah cinta yang kau bawa kepadaku , Dan kini hatiku telah hancur binasa….karena menahan rindu yang tertahan…
Tapi yakinilah, tali kasih yang telah terukir kuat dalam jiwa, tak bisa dipisahkan oleh rentang waktu dan jarak
Cinta telah memberikan kekuatan untukku dapat bertahan…sekalipun aku tahu engkau telah dipingit,…
Jiwaku menjerit kekasih!…memanggil-manggil namamu ..
Duhai kekasih hati!… mawar yang tak kunjung mekar…engkau telah direnggut dari tanganku…
Kini mimpi-mimpi indah dimalam hari telah berubah menjadi badai yang memporakporandakan jiwa dan perasaanku..
Jiwaku terguncang !…akal sehatku melayang keudara mengembara mencari cinta yang hilang…
Dadaku dipenuhi oleh kesedihan yang menyayat , airmata duka terus menetes dari kelopak jiwa
Aku berkelana untuk mencari pengobat hati, sembari bibirku melantunkan syair kerinduan..
bukan bibirku yang sedang berkata, namun jiwaku yang sedang terluka berbicara pada setiap mata-mata hati..
Disaat kerinduan telah memuncak…dengan seribu sayap, jiwaku terbang menuju pintu -rumah jiwanya..
sesampainya dipintu itu, aku menciumi dindingnya dengan airmata yang membasahi pipi…
Bagiku tanpa bertemu denganmu, maka mencium dinding rumahmu pun sudah cukup bagiku untuk merasakan kebahagiaan..seolah dinding itu adalah tubuhmu kekasih !..kemudian ku lantunkan syair untuk kekasih jiwaku, untuk menenangkan jiwanya , tanpa peduli sang kekasih mendengar atau syair itu tertelan oleh dinding rumah…
Kumulai bersyair :
Tentangmu
Dikeremangan malam ,dibawah temaram cahaya bulan, kulihat engkau
menyapa langit dan bintang
Kau dendangkan lagu-lagu cinta di puri jiwamu, engkau -dan hanya engkaulah “bayangan semu” yang akrab diantara kehampaanku.
Dalam mimpi-mimpi malamku sering kulihat wujud hidupmu dan menyaksikan jemari lentik putihmu menari diatas piano.
Atau kulihat dirimu berdiri disenja samar, menatap langit pucat dan mengubah warnanya dengan mata yang memancarkan indahnya pengetahuan.
Sepasang mata itu telah membangkitkan dan membimbing begitu banyak impian indah dalam diriku.
Aku tak bisa menghitung berapa kali aku putus asa mencari jelmaan lain dari dirimu.
Tiada keindahan yang dapat mewakilkan , kecuali indahnya sajak-sajak termanis yang tercipta itu, yang bisa dibandingkan dengan keindahanmu.
Engkau laksana cahaya bintang yang terus menyinariku berabad-abad lamanya,
Takkala bayangan malam telah datang, dirimu hadir membukakan pintu jiwa- bagi ruhku , sebuah tempat dimana semua keabadian terdiam membisu dan segala kepalsuan -terkuak warna aslinya.
Tahukah engkau tak ada bintang yang muncul atau lenyap tanpa sepengetahuanku, dan kulihat dirimu terbaring dalam selubung mawar,
Kau terbaring dalam luka lama yang belum mengering , tanganmu tak lagi bergerak, kau beku dan pucat
Bagiku saat itu adalah malam gelap tanpa dasar
Jangan pernah menangis lagi “Cinta”-ku….
Tahukah engkau …saat aku melihat bintang itu- aku melihat diriku ada dalam dirimu,dan dukamu juga cerminan dukaku…
Lihatlah kedalam mataku , kau akan melihat betapa berartinya dirimu…..
Lihatlah hatimu dan lihatlah jiwamu -dan saat kau temukan diriku disana- kau tak perlu mencarinya lagi, sebab aku akan salalu ada dibalik setiap bayang.
Lihatlah kedalam hatiku kan kau temukan tak ada yang kusembunyikan, ambilah jiwaku kan kuberikan segalanya untukmu.

Senin, 01 November 2010

Sekali Lagi Aku di Tengah-tengah


Terlepas aku dari cakar cinta yang menyakitkan
Jatuh kembali aku ke sumur yang dalam
Kembali menanti kiranya pengembara yang sudi
Menarik aku ke dunia baru

Dalam penantian itu aku termenung
Merenungi segala perjalanan kisah hidupku
Dahulu hatiku pernah terbelah
Dan kini hatiku kembali terpecah
Aku terjebak dalam tiga kisah cinta
Akan dia yang Maha Kuasa
Akan dia yang menjanjikan
dan akan dia yang kuinginkan
Aku adalah air di dalam sumur
Aku sebenarnya begitu lemah dan rapuh
Aku hanya menunggu ember yang jatuh
Yang akan menjadi tuan bagiku
Dia yang menjanjikan melemparkan aku harapan
Akan sebuah kebahagiaan yang belum pernah aku dapatkan
Dia yang kuinginkan melemparkan aku harapan
Tapi terus menerus tanpa kepastian
Dia yang Maha Kuasa melemparkan aku harapan
Akan sebuah kebahagiaan abadi nanti di akhir hayatku
Kesemuan dunia ini membujukku
Mengapa aku begitu lemah untuk mengambil keputusan….
Dia yang Maha Kuasa tak pernah ingkar janji
Dia yang Maha Kuasa selalu baik padaku
Mengapa aku tak menoleh kembali padaNya
Padahal tanganNya selalu terbuka untukku
Tapi aku malah berharap padanya
Pada dia yang menjanjikan
Tapi aku tetap menunggu padanya
Pada dia yang kuinginkan
Aku ingin kembali ke pangkuan Dia yang Maha Kuasa
Aku ingin kembali dirangkulNya
melepaskan diri dari ke fana-an dunia…
Tapi mengapa aku merasa terjebak…?
Di dalam cinta yang membingungkan
Kuingin memilih….
Tapi aku menginginkan yang lainnya
Kuingin menentukan….
Tapi aku takut nantinya selingkuh
Oh Dia yang Maha Kuasa
Maafkan aku yang lemah ini
Oh dia yang menjanjikan
Aku tak tahu apa yang ingin kulakukan
Oh dia yang kuinginkan
Mungkin lebih baik begini saja
Oh aku…..
Apa yang harus kulakukan……….

terbang aku


Hati ini terketuk cinta
Kala ia menyapa dengan indah
Hati yang berharap hujan
Kini dibanjiri dengan harapan
Kenapa dulu tak kudobrak pintu itu
Kenapa dulu tak kupaksa masuk saja cinta itu
Kenapa aku tak kuasa bertindak
Oh diriku….

Kini cinta telah mengetuk pintu
Namun aku malah tak berani mendobrak
Aku semakin ragu…
Lebih ragu dari yang sudah-sudah

Akankah aku cukup baik baginya
Akankah cinta yang aku punya cukup untuknya
Karena dia begitu indah
Layakkan dia untukku

Oh aku….
Mengapa aku selalu merasa ragu
Ingin maju tapi tak mau
Hanya bisa berharap angan semu

Oh aku….
Sebegitu susahnya kah mengucap cinta
Sebegitu susahnya kah mengungkap sayang
Yang sudah begitu lama terpendam
Padanya sang setetes air di padang gersang

Kini pintu itu terbuka
Tapi aku tetap tak mau melangkah
Aku terus menunggu cinta itu masuk
Menyapa aku dan membawaku terbang

Harapan yang aku punya kini ada
Karena dirinya apa yang kusangka
Tapi harapan itu hanya melayang-layang
Terlalu bebas
Hingga aku takut ia akan pergi entah kemana

Ingin harapan itu menangkap asa
Tapi hati tak kuasa berkata
Bibir tak mampu berucap
sebuah kata cinta dan sayang
Biarlah biar
Aku tetap menunggu
Kiranya dia memang tercipta untukku
Pastikan akan bersatu juga
Semoga saja

Saat ini kubiarkan saja harapanku terbang
Namun kusiapkan parasut dibelakangnya
Kiranya harapan itu jatuh terhempas
Mungkin hatiku takkan hancur terlalu lebur

Wahai engkau yang terpuja
Sapalah aku sekali lagi
Buat aku terbang tinggi tinggi
Mungkin suatu saat nanti,…
Kita akan terbang berdua, sayang….

hatiku kembali


Wahai kemuliaan cinta yang bertahta
Kuingin menyapamu sekali lagi
Akan sebuah kisah cinta yang bermula
Dari sebuah kebimbangan dan rasa ragu

Dia bukan seorang yang sempurna
dulu begitu kulihat dia
Dia bukan seorang yang membuatku jatuh cinta
pada pandangan pertama
Dia pernah memberikan aku janji akan kebahagiaan
Namun aku bimbang akan dia yang memberikan aku harapan
Ketika itu aku berada di antara pilihan
Bingung dan ragu untuk memilih
Namun Dia datang menghampiri
Di depan wajahku ia berikan bukti
Sebuah perbuatan yang amat berarti
Dibandingkan dengan segala janji-janji
Sebuah sentuhan hangat menenangkan
Menghancurkan segala kesombongan yang ada
Segala tembok yang penah kubangun di hati
Karena segala takut dan ngeri patah hati
Dia dulu adalah seorang yang menjanjikan
Kini dia adalah sang Pemberani
Ketika dia maju
Merebut cinta yang kujaga
Wahai ia yang tidak sempurna
Kuingin mencintaimu dengan kesempurnaan
Wahai aku yang tidak sempurna
Kiranya aku mampu memberikan kesempurnaan kepadamu
Kutahu hati ini masih menyimpan tempat
Baginya yang pernah memberikan aku harapan
Namun aku akan menjanjikan ini padamu
Aku akan berusaha untuk setia padamu
Wahai kau sang Pemberani….
Wahai kemuliaan Cinta di dalam hatiku
Izinkah hati ini kembali bertitah
Kembali hati ini memilih
Tambatan hati akan cinta sejati
Wahai engkau sang Pemberani
Hati ini terus merindu
Hati ini terus mencinta
Ijinkan aku menciummu sekali lagi
Aku suka padamu
karena kau berani
Aku sayang padamu
karena itu aku rindu
Aku cinta padamu
karena itu aku percaya
Jagalah hatiku yang kini kuserahkan padamu
tanpa kuharapkan balas apapun
Kecuali hatimu….

sang pengembara kehidupan

di sini...di tempat ini berjuta rasa berkecamuk
silih berganti bergulir memainkan jiwa
pengap  jenuh lelah perih serpihan rindu luka...
cinta sayang takut bimbang resah terbayang


bermain dengan cepat nya waktu...
terus berjalan lalui perjalanan...
melangkah letih semangat lalui hari
hari ini...esok dan seterus nya


ku tengkok ke belakang
kemudian ku melangkah menatap asa
berguru pada alam...
dalam setiap detik waktu yang berjalan


aku...sang pengembara
menatap mimpi bersama hantu jiwa
ketakutan adalah sebuah tantangan
yakin kan diri...semua nya dapat di lalui


melalui hari penuh bimbang
bersama dunia baru padang pasir kepedihan
telanjangi hati...diri bermain hati
jiwa yang kering melebur puing kehampaan


aku masih di perjalanan...
tetap berjalan dan akan terus berjalan
berperang berjuang melawan diri
melalui hari demi hari bersama Cinta teguhkan hati



aku lah manusia yang penuh dengan gejolak jiwa, semoga pengembaraan, mengantarkan ku pada hakikat diri dalam kesempurnaan hidup yang hakiki

terima kasih untukmu

ku tuliskan ini untuk mu...
seseorang yang selalu menemani hari-hari ku
meski hanya lewat suara tak pernah bersua
tetapi suara mu mampu menghancurkan sepi nya hati



dalam kepedihan kau hadir melepaskan ceria
ceria mu membuat ku lupakan kepedihan
suara mu yang  menghibur...terkadang mengganggu
menyatukan kesepian di antara kita



kau wanita...yang tak pernah terlihat sungguh
lewat suara  ku mengenal mu melalui udara...
berbagi cerita...suasana hati melipur lara
menjalani hari berdua dengan canda...



telah dua musim ku mengenal mu
sejak awal pertama di musim dingin tahun lalu
tak terasa waktu cepat berlalu...
sampai saat ini suara mu masih setia menemani ku



terima kasih untuk mu yang selalu menemani ku
kini matahati begitu menyengat...panas membakar bumi
namun suara mu bagai kan salju yang turun di hamparan gurun
terima kasih untuk mu...yang selalu menemani hari-hari ku

pagi....sepi

sejenak ku melamun kan diri
pada lautan di pagi hari...
begitu sunyi meringkuk sepi
membaca hati...mencari arti



dari ufuk timur terlihat cahaya pagi
perlahan beranjak naik ke peraduan
kilauan nya menggelitik mata...
menari nari di lautan biru




ku tersenyum sendiri...
menatap indah nya pemandangan sepi
mendamaikan hati...membuat ku
sesaat melupakan apa yang sedang ku cari






mungkin inilah yang ku cari
ku dapat kan tanpa ku cari
kedamaian di hati...
untuk sesuatu yang membelenggu hati



meskipun bukan jawab yang pasti
apa pun yang terjadi...
pada diri yang selalu di uji
semua nya ku pasrah kan pada Ilahi

Melukis Puisi di Matamu

Matamu sepasang coklat tua yang teduh. Memandangmu, seperti rindang pepohonan di tengah kolam bunga seroja. Aku tercebur. Jatuh dan mencintaimu. Dan cinta: berpendar dalam sejuta pixel warna. Memancar dalam cipratan airmatamu.
Dan di sejuk tatapanmu itu, aku ingin melukis puisi. Sebab di sana ada warna cinta yang menjadikan semuanya menyentuh. Membuat rindu seteduh biru lautan yang tak henti menyusun gemuruh. Membuat kecemasan membias ungu seperti langit malam menunggu bintangbintang berlabuh.
Membuat harapan secerah kuning mentari di jendela subuh. Yang membuat merah wajah kita, setiap kali tak dapat menahan dahsyatnya ledakan jantung. Dan seikat pelangi menyimpulkan seluruh warna dalam satu goresan senyum.
Bulu matamu yang luruh, biar kujadikan kuas, hanya agar semua terlukis seperti engkau merindu. Karena kutahu tanganku tak mampu menorehkan warna selembut tatapanmu. Tidak juga mataku dan tidak juga mulutku.